Kutuliskan beberapa
patah kata untukmu.
Teruntukmu... pelengkap
hidupku. Dulu.
Terduduk sendu diriku
kini
Tak sanggup ku melihat
luka yang pilu ini
Tinggallah aku merana
sendiri
Tanpa terlihat wujudmu
lagi
Terbayang senyummu di
benakku
Hilang sudah anganku
bersamamu
Bahkan untuk satu jam
hangat itu
Tak mampu kita untuk
bertemu
Duka yang mendalam
terus menghampiri
Hanya bayang-bayangmu
yang terus menghantui
Tak ada lagi yang
mampu mengobati
Hampir mati untuk menunggumu
disini
Seketika muncul sebersit
cahaya
Muncul wajahnya tersenyum
bahagia
Kini... tak akan ada
lagi luka dan airmata
Biarlah kita bahagia dengan cara yang berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar